Salah satu rukun Islam yang wajib dilakukan oleh seorang muslim adalah menunaikan zakat. Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan atau menyucikan hati/diri dan harta. Sebagaimana firman Allah dalm AlQur'an surat At Taubah ayat 10 yang artinya "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka.". Selain karena termasuk rukun islam, zakat juga memiliki salah satu kemulian yang sudah sangat familiar di telinga Kita yakni zakat membersihkan harta. Sebuah keutamaan yang sangat mulia, dimana keutamaan tersebut mendorong dari kebanyakan Kita untuk menunaikan ibadah tersebut. Adapun perhitungan zakat saham ini adalah sebagai berikut: Zakat saham= 2,5% x jumlah harta tersimpan selama satu tahun. 5. Zakat Penghasilan. Menurut Baznas, standar nisab dari zakat penghasilan ini adalah Rp. 5.240.000 per bulan, dengan besar zakat yakni 2,5%. Perhitungan zakat penghasilan ini adalah sebagai berikut: Mengeluarkan Zakat 1. Mengeluarkan Zakat "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan (yakni membersihkan 2. Memberi sedekah Cara lain untuk membersihkan harta kita adalah dengan memberikan sedekah pada karib kerabat, anak 3. Tidak mencampuradukkan harta yang Zakat mal (maal) dibayarkan jika harta yang dizakati adalah milik diri sendiri sepenuhnya, bertambah, cukup nisab, dan sudah berlalu satu tahun (haul). Dalam Islam, zakat berfungsi sebagai cara untuk membersihkan harta yang dimiliki oleh seseorang. Berikut dalilnya dalam Surah at-Taubah:103 sebagai berikut. خُذْ مِنْ Sebab, zakat berfungsi membersihkan harta yang kotor dan mengeluarkan bagian dari hak orang lain dari harta yang kita usahakan dengan baik dan benar sesuai ketentuan Allah SWT. Zakat juga menjadi jalan amal bersama antara orang yang berkecukupan dengan orang yang berjihad di jalan Allah sehingga tidak berkesempatan menafkahi diri dan keluarga. .

membersihkan harta dengan zakat